Jenis-Jenis Hardisk

Advertisement

Jenis-Jenis Hardisk saat ini memiliki banyak pilihan guna memuaskan para pengguna komputer. Hardisk sendiri merupakan salah satu komponen yang terdapat pada komputer yang berfungsi untuk menyimpanan data sekunder dengan daya simpan yang besar. Didalamnya terdapat piringan metal yang berfungsi sebagai penyimpan data dalam bentuk pulsa magnetik. Data yang disimpan didalamnya berbentuk lingkaran konsentris yang biasa disebut dengan track. Tiap track sendiri terbagi kedalam beberapa segment yang disebut dengan sector. Dalam proses analisa data baik dari atau ke piringan tersebut, hardisk menggunakan komponen yang disebut head. Head akan secara langsung mencari sector tertentu yang ingin diproses, waktu ketika pencarian sector dinamakan seek time. Setelah head menemukan sector yang ingin diproses, tahap selanjutnya adalah pencarian track yang dinamakan dengan latency.

Hardisk sendiri sejatinya memiliki kinerja mirip dengan disket. Namun perbedaan dasar dari keduanya adalah dari segi kapasitas penyimpanan data serta kecepatan aksesnya. Jenis-jenis hardisk sendiri terbagi berdasarkan jenis interface, tingkat kecepatan transfer data, serta kapasitas penyimpanan data hardisk tersebut. Kali ini kita akan membagi beberapa jenis hardisk berdasarkan jenis interface yang terdapat pada sebuah hardisk. Jenis interface sendiri berfungsi untuk menentukan kecepatan transfer data. Berdasarkan jenis interfacenya, hardisk memiliki beberapa jenis seperti ATA (IDE, EIDE), Serial ATA (SATA), SCSI (Small Computer System Interface) Fibre Channel, SAS, IEEE 13944, serta USB. Dari sekian banyak jenis hardisk berdasarkan jenis interface, hanya tiga jenis hardisk yang sering digunakan. Ketiga jenis hardisk tersebut ialah ATA, SATA, dan SCSI.

Jenis-Jenis Hardisk

 

Jenis-Jenis Hardisk

ATA merupakan salah satu dari jenis-jenis hardisk yang banyak ditemukan di komputer. Hal tersebut disebabkan karena panjang kabel hanya 18 inchi (46cm). ATA sendiri merupakan alat penghubung komputer dengan piranti penyimpanan seperti CD-ROM, atau DVD-ROM. Harganya yang terhitung murah menjadikannya pilihan yang tepat bagi kebanyakan pengguna komputer. ATA sendiri memiliki nama lain seperti IDE dan ATAPI. Pemunculan seri terbaru ATA yaitu Serial ATA (SATA) menjadikannya memiliki nama baru yaitu PArallel ATA (PATA). Untuk jenis hardisk berikutnya adalah SATA. Seperti yang kita ketahui SATA merupakan hasil pengembangan dari ATA. SATA sendiri terhitung lebih cepat dari sang pendahulu ATA dalam hal askes data. Dengan kecepatan akses data mencapai 3GB/s tentu sangat memanjakan para penggunanya dibandingkan dengan ATA ataupun PATA yang hanya memilikikecepatan sekitar 1,2GB/s.

Dari jenis-jenis hardisk yang banyak digunakan pada piranti komputer mungkin SCSI merupakan juaranya. SCSI mampu mentransfer data antar komputer. Kecepatan dalam membaca data pada hardisk ditentukan leh kecepatan putaran dari piringan metal, begitu juga sebaliknya. Kecepatan perputaran metal pada SCSI mencapai 10.000 – 12.000 rpm. Sedangkan pada ATA hanya mampu mencapai 5.400 – 7.200 rpm. Hal tersebut menyebabkan SCSI menjadi hardisk dengan kecepatan transfer data tercepat.

Demikian penjelasan singkat tentang jenis-jenis hardisk, semoga artikel kali ini dapat menambah ilmu pengetahuan anda tentang hardisk. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Cara Mengukur Transistor, Fungsi RAM, Cara Memperbaiki Motherboard dan Cara Cloning Hardisk.

Advertisement
Jenis-Jenis Hardisk | ty0link60 | 4.5