Rangkaian Alarm Mobil

Advertisement

Rangkaian Alarm Mobil kini tengah diperlukan oleh banyak orang. Apalagi untuk golongan yang memiliki kendaraan bermotor berupa mobil. Keadaan zaman sekarang yang sudah semakin tidak aman setiap harinya, menyebabkan meningkatnya pencurian kendaraan. Sehingga sudah menjadi sebuah kewajiban bagi anda untuk meningkatkan keamanan pada kendaraan anda sendiri. Ini supaya anda tidak kecolongan dan kehilangan kendaraan. Apalagi mobil merupakan salah satu kendaraan yang memiliki harga tidak murah. Supaya mobil kesayangan anda tidak menjadi korban dari para pencuri kendaraan bermotor, maka rangkaian alarm mobil ini bisa menjadi salah satu solusi yang dapat anda gunakan. Berikut ini adalah sedikit ulasan mengenai rangkaian alarm mobil.

Terdapat sebuah rangkaian alarm mobil berbentuk radio FM kontrol yang anti pencurian. Benda ini dapat digunakan kendaraan apapun yang memiliki sistem suplai DC 6-12 volt. Rangkaian bisa anda pasang di kendaraan ataupun di mobil. Dengan begitu dapat memberikan peringatan dini ketika mobil yang anda parkir akan menjadi sasaran pencurian. Rangkaian alarm mobil berbasis radio FM ini dapat secara bebas disimpan di dalam. Penerima disetel ke frekuensi transmitter. Kemudian ketika pemancar dan sinyal yang diterima oleh penerima radio FM, maka akan ada suara mendesis pada output penerima. Hal ini akan menyebabkan transistor T3 relay driver yang mendapatkan basis maju yang dibias lewat resistor 10k R5 relay mendapatkan energi.

Gambar Skema Rangkaian Alarm Mobil

Rangkaian Alarm Mobil

Kemudian nantinya, ketika orang lain mencoba untuk mengendarai mobil anda dan membawanya, hubungan radio dengan mobil dan alarm akan rusak. Sehingga hasil modul radio FM akan mendesis. Sinyal AC yang digabungkan untuk relay beralih ke rangkaian melalui audio transformator. Sinyal AC yang diperbaiki dan disaring oleh dioda D1 dan kapasitor C8 serta tegangan DC positif akan menghasilkan serta memberikan bias maju ke transistor T2. Lalu, transistor T2 aktif dan akan menarik transistor relay T3 ke permukaan tanah. Relay menjadi aktif dan akhirnya alarm terhubung melalui kontak relay N/C. Kalaupun pencuri memotong alarm kabel dan memutus pemancar baterai, remote alarm akan tetap aktif karena tidak ada sinyal dan penerima terus memproduksi suara mendesis. Rangkaian alarm mobil ini pun layak dikatakan cukup handal dan canggih.

Demikian penjelasan singkat mengenai rangkaian alarm mobil, semoga artikel rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian LED Motor, Rangkaian Pengaman Motor dan Rangkaian Sirine Polisi.

Advertisement
Rangkaian Alarm Mobil | ty0link60 | 4.5