Rangkaian AM Receiver

Advertisement

Rangkaian AM Receiver atau yang lebih dikenal dengan rangkaian penerima AM adalah sebuah rangkaian elektronika berupa receiver atau penerima gelombang radio yang beroperasi di frekuensi AM. Saat ini gelombang AM barangkali sudah jarang digunakan oleh stasiun radio, kebanyakan dari stasiun radio saat ini sudah berpindah dengan menggunakan gelombang FM yang lebih bisa diandalkan. Dalam dunia ke radio an dikenal yang namanya receiver dan transmitter, kedua hal ini merupakan komponen yang saling membutuhkan, karena fungsinya yang saling melengkapi, receiver yaitu penerima dan transmitter yaitu pengirim sehingga terdapat korelasi yang saling membutuhkan diantara kedua komponen tersebut. Beikut adalah pengertian dasar dari rangkaian penerima AM.

Gambar Skema Rangkaian AM Receiver

Rangkaian AM Receiver

Rangkaian AM Receiver adalah rangkaian kompak tiga transistor, receiver generative dengan umoan balik tetap. Hal ini mirip dengan prinsip pada IC radio ZN414 yang sekarang tidak lagi tersedia. Desain yang dimiliki merupakan desain sederhana namun sensitivitas dan selektivitas penerimaannya sangat baik. Rangkaian ini menggunakan tiga transistor BC109C. Rangkaian disetel dan dirancang untuk gelombang menengah. Hal ini menggunakan batang ferit dn tuning kapasitor dari sebuah radio kuno yang di set dari sekitar 550 – 1600kHz. Q1 dan Q2 adalah bentuk sepasang transistor yang menampilkan penghasilan yang tinggi dan impedansi input yang sangat tinggi. Hal ini diperlukan agar tidak terlalu memuat rangkaian tangki.

Resistor 120k menyediakan umpan balik regenerative, antara output Q2 dan rangkaian input tangki dan nilainya mempengaruhi kinerja keseluruhan dari seluruh rangkaian AM receiver. Terlalu banyak umpan balik akan menjadi rangkaian penerima AM tidak stabil sehingga menghasilkan suara yang menggema. Kurangnya umpan balik juga menhasilkan penerima tidak mendengar apapun. Jika rangkaian penerima AM berosilasi maka nilai R1 mungkin akan menurun, cobalah 68k. Jika sensitivitasnya masih kurang, maka Anda bisa mencoba meningkatkan R1 menjadi sekitar 150k. R1 juga bisa diganti dengan resistor tetap 33k dan resistor preset 100k. Ini akan memberikan penyesuaian sensitivitas dan selektivitas dari penerima. Demikian pengertian dasar yang bisa saya sampaikan, semoga bisa bermanfaat.

Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian AM receiver, semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Sensor Cahaya, Sensor Jarak Dengan Infrared, Sensor Ultrasonik, Sensor Tekanan dan Sensor Suara.

Advertisement
Rangkaian AM Receiver | ty0link60 | 4.5