Rangkaian Pengaman Motor

Advertisement

Rangkaian Pengaman Motor saat ini merupakan salah satu hal penting yang dibutuhkan oleh anda para pemilik motor. Ini karena sekarang sedang marak pencurian sepeda motor. Kalau anda tidak ingin kendaraan anda sampai dicolong, maka penggunaan rangkaian pengaman motor menjadi jawabannya. Rangkaian ini dibuat sedemikian rupa sehingga bisa stand by setiap saat. Dan tidak akan berpengaruh pada kinerja dari sepeda motor tersebut. Rangkaian akan bekerja ketika kontak berada dalam keadaan ON. Ini karena ketika kontak dalam keadaan ON, arus dari accu akan melalui kunci kontak dan S2 akan langsung menju ke alarm. Lalu secara bersamaan arus akan menuju ke titik B dan ke gate SCR melalui resistor 47 K ohm yang memicu langsung SCR dan kaan menyebabkan SCR menjadi bekerja.

Kemudian, SCR akan berada dalam keadaan ON, dan nantinya alarm akan mendapatkan tenaga dan berbunyi. Walaupun kontak dalam keadaan OFF, sirene akan tetap dapat beroperasi. Ini karena SCR telah mengunci. Bersamaan dengan rangkaian relay yang dikendalikan oleh oleh transistor 1 dan 2 yang belum bekerja. Langkah kerja rangkaian pengaman motor yang selanjutnya adalah, titik C yang menghubungkan pulser ke sepeda motor tetap akan dihubung secara singkat ke ground melalui S2. Hal ini pun akhirnya menyebabkan motor tidak bisa di start, baik dengan elektrik maupun kick starter.

Gambar Skema Rangkaian Pengaman Motor

Rangkaian Pengaman Motor

Sedikit uraian singkat di atas telah sangat jelas menunjukkan langkah-langkah pengamanan untuk sepeda motor. Ketika alarm telah berbunyi, maka motor tidak akan bisa dioperasikan. Supaya dapat dioperasikan lagi, maka kontak harus dalam keadaan ON lagi. Bersamaan dengan mendekatkan magnet pada reed switch. Reed switch nantinya akan berhubungan melalui resisor 47 K ohm dan resistor 1 K ohm akan menuju ke basis transistor 1 dan sekaligus membuat transistor 1 dalam keadaan ON. Begitu juga dengan transistor 2. Kedua transistor yang berada dalam keadaan ON tersebut akan menyebabkan relay tenaga dan kontak-kontak pada relay akan berpindah posisi. Tegangan pada alarm tersebut akan putus sehingga alarm berhenti. Bersamaan dengan itu pulser juga diputuskan dari ground. Dan begitulah cara kerja dari rangkaian pengaman motor.

Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian pengaman motor, semoga artikel kali ini dapat membantu dan berguna bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Sirine Polisi, Rangkaian Alarm Sederhana dan Rangkaian Lampu Sein.

Advertisement
Rangkaian Pengaman Motor | ty0link60 | 4.5