Rangkaian Saklar Sentuh

Advertisement

Rangkaian Saklar Sentuh merupakan salah satu cara yang berfungsi untuk memutus serta menghubungkan arus listrik sesuai keinginan kita. Saklar ini sangat peka sehingga akan dapat beroperasi hanya dengan diraba jari saja. Rangkaian elektronika ini dapat dipakai untuk menyalakan lampu. Dan tentu saja lampu ini dapat diganti dengan sesuatu yang Anda butuhkan, contohnya kunci morse, relay, pemancar radio, dan lain sebagainya. Latar belakang kepekaan saklar ini sebenarnya berdasarkan dideteksinya arus yang sangat kecil yang melewati jari-jari yang menghubungkan dua kontak. Nah, kontak-kontak ini perlu dilindungi terhadap karat karenanya perlu diolesi timah solder.

Adapun prinsip kerja dari rangkaian ini adalah sebagai berikut. Apabila kontak-kontak diraba dengan jari, pasti arus sangat kecil mengalir dalam sirkuit basis-emitor Q1. Sehingga arus kolektor di Q1 akan sudah cukup besar guna mengaktifkan seluruh sistem. Untuk emitor Q2 dan Q3 dirangkaian sebagai penyulut Schmitt. Pada bagian terbesar dari rangkaian saklar sentuh ini, Q1 akan mengalir masuk ke basisnya Q2 dan membuat Q2 menghantar dengan kuat. Proses ini menyebabkan Q3 menjadi tersumbat. Sebab tersumbanya emitor tersebut, maka kolektor Q3 menjadi bertengangan kira-kira setinggi + pada baterai. Untuk basis Q4 juga mendapat tegangan +baterai ini sehingga Q4 pun dapat menghantar listrik sehingga lampu dapat menyala.

Rangkaian Saklar Sentuh

Gambar Skema Rangkaian Saklar Sentuh

Apabila jari kita diangkat dari kontak-kontak, secara otomatis arus basis akan berhenti mengalir di Q1. Akibat berhentinya basis Q1, basis Q2 tidak akan lagi mendapat tegangan sehingga Q2 menjadi tersumbat. Akibat tersumbatnya basis Q2 tersebut, maka basis Q3 juga akan menarik arus lewat R3 sehingga Q3 ini pun menghantar. Jika Q3 mulai menghantar, pasti tegangan pada emitornya naik sedikit oleh umpan balik yang membuat Q2 dipercepat menyumbatnya. Disisi lain, sementara itu tegangan di kolektor Q3 menurun hingga akhirnya tidak dapat menjangkitkan arus basis di Q4. Turunnya tegangan pada Q3 ini maka akan menyebabkan Q4 pun menyumbat dan lampu padam atau mati. Sudah jelas bukan?

Demikian penjelasan singkat yang bisa saya bahas mengenai rangkaian saklar sentuh, semoga artikel kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua. Baca juga artikel menarik lainnya, seperti Rangkaian Alarm Motor, Rangkaian Lampu LED 12 Volt dan Membuat Rangkaian Lampu LED.

Advertisement
Rangkaian Saklar Sentuh | ty0link60 | 4.5